Pemeriksaan Fisik Jantung Ibu Hamil Dengan Peripartum Cardiomyopathy (PPCM)

Artikel terkait : Pemeriksaan Fisik Jantung Ibu Hamil Dengan Peripartum Cardiomyopathy (PPCM)


PEMERIKSAAN FISIK JANTUNG PADA IBU HAMIL
DENGAN KARDIOMIOPATI (PPCM)


A.      FASE PRA INTERAKSI
1.      Melakukan verifikasi data
2.       Menyiapkan alat meliputi: stetoskop dan sarung tangan
B.       FASE ORIENTASI
1.    Mengucapkan salam
2.    Memperkenalkan diri
3.    Menjelaskan tujuan tindakan dan prosedur
4.    Melakukan kontrak waktu dan tempat
5.    Mencuci tangan
C.      FASE KERJA
1.    Menjaga privacy pasien
2.    Mengatur posisi pasien : Supinasi
3.    Membebaskan daerah dada dari pakaian
4.    Pemeriksaan Jantung
a.      Inspeksi
Hal – hal yang perlu diperhatikan :
1)      Bentuk perikordial
2)      Denyut pada apeks kordis
3)      Denyut nadi pada daerah lain
4)      Denyut vena
b.      Auskultasi
Hal – hal yang perlu diperhatikan :
1)      Irama dan frekwensi jantung
2)      Intensitas bunyi jantung
3)      Sifat bunyi jantung
4)      Fase Systolik dan Dyastolik
5)      Adanya Bising ( Murmur ) jantung
6)      Irama Gallop ( gallop ritme )
c.       Palpasi
1)      Dengan menggunakan 3 jari tangan dan dengan tekanan ringan, palpasi daerah aorta, pulmo dan trikuspidalis, kemudian catat adanya pulsasi.
2)      Geser pada daerah mitral, catat : pulsasi, tentukan letak, lebar, adanya thrill, lift/heave.
3)      Geser pada daerah ephigastrik, tentukan besar denyutan. Normal : teraba
d.      Perkusi
1)      Lakukan perkusi mulai intercota 2 kiri dari lateral (Ant. axial line) menuju medial, catat perubahan perkusi redup.
2)      Geser jari ke ICS 3 kiri kemudian sampai ICS 6 , lakukan perkusi dan catat perubahan suara perkusi redup.
3)      Tentukan batas-batas jantung.
5.    Hasil pemeriksaan fisik jantung pada ibu hamil dengan kardiomiopati (PPCM) akan didapatkan:
a.       Inspeksi: kardiomegali
b.      Palpasi: teraba iktus kordis di ICS VI garis aksila anterior sinistra.
c.       Perkusi: bunyi redup
d.      Auskultasi: terdengar BJ I-II reguler, murmur sistolik (+) 2/6
D.      FASE TERMINASI
  1. Merapikan pasien
  2. Melakukan evaluasi tindakan
  3. Merapikan alat
  4. Mencuci tangan
  5. Dokumentasi

Artikel KESEHATAN ONLINE Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2015 KESEHATAN ONLINE | Design by Bamz